Gak nyangka aku bisa mengenal kamu, hingga hari-hari yang aku lalui denganmu begitu indah dengan liku-liku kehidupan yang tiada padam. Mungkin hanya dengan rangkaian kata yang terukir untukmu bisa membuatmu tahu bahwa aku menyayangimu. Aku yakin Tuhan memberikan petunjuk di setiap langkah yang aku lalui hingga perjumpaanku denganmu hingga saat ini.
Awal aku melihatmu saat Ospek (Orientasi Pengenalan Kampus), yah masih ingat betul dibenakku waktu itu kamu ijin sama pemandu untuk tidak mengikuti Ospek hari pertama karena sakit haha dan saat Ospek jurusan mungkin menjadi awal aku memanggil namamu dan menjadi awal aku mengukir namamu di hatiku sahabatku.. Aku melihatmu awalnya teraneh aneh namun juga aku mikir kenapa kamu yang bisa deket sama aku sekarang ini sampai-sampai aku nulis ini buat ngutarain rasa terimakasihku untukmu :). Perjumpaan kita yang kedua saat ada ESQ, aku sedikit mengenalmu saat kita mau wudu. hehe. Waktu itu kamu masih sedikit pemalu beda dengan sekarang. Sekarang banyak hari yang aku lalui sama kamu walopun kamu punya cowok yang tak lain dan tak bukan adalah kakak angkatan tapi kamu masih bisa menghargai aku sebagai orang yang berarti untukmu. Mungkin aku terkadang galak ma kamu, suka marah gag jelas ataupun kejelekan sifatku laenya yang mungkin sedikit bisa kamu terima. Menjadi orang yang bisa bermanfaat untuk orang lain, merubah keadaan yang udah gag seperti yang diharapkan, mimpi untuk menjadi seseorang yang bisa dibanggakan merupakan sebagian kecil dari mimpi kita. Kamu yang kadang mengingatkan aku untuk menjadi lebih baik dan kamu yang memukul pundakku saat aku bilang malas. Karena persahabatan bukan sebuah perjanjian namun karena persahabatan adalah sebuah anugrah yang Tuhan berikan untuk kita memahami satu sama lain. Terimakasih Isworo Larasati :)
Kamis, 19 Mei 2011
Jumat, 22 April 2011
Yang aku ingin tulus hatimu, Bukan Pura-pura
Livi cewek item manis asli kota Gudeg
Edo salah satu cowok pinter di kelas Livi dan pendatang kota Gudeg
Part 1 ( Bagian awal sebagai pembuka )
Edo merupakan teman sekelas Livi di bangku kuliah. Awal Livi mengenal Edo pada saat mereka menjadi satu kelompok dalam tugas kelompok. Namun pandagan Livi masih sedikit asing, tidak memperhatikan Edo. Tapi ada kejadian yang menarik yang mengawali perkenalan mereka.
***
Part 2
Setelah pulang kuliah Livi dan teman baiknya Lara tidak langsung pulang karena hujan, begitu pula dengan teman-teman yang lainya masih menunggu sembari duduk-duduk di depan ruang kelas 110. Livi dan Lara berjalan melewati ruang kecil di sudut dekat mushola yaitu ruang screen. Di situ mereka melihat Edo sedang bersama Mola yang juga teman sekelas mereka, karena dia juga ikut dalam penelitian. Livi, Edo, Lara, dan Mola gojekan bareng sambil menunggu hujan reda. Guyon-guyon mengenai anak kelas yang pada cinta lokasi. ”Gila ada lima pasang busyeettt semoga mereka langgeng aja”. Lalu Livi juga guyon kalo dia pacaran sama Edo, dan tidak disangka dari guyon itu pula Edo sms Livi. Dan seolah-olah dengan guyonan tadi Livi dan Edo benar pacaran dan sms dengan panggilan Edo kepada Livi sa“yang”
Part 3 (Session ngobrol-ngobrol)
Niatnya pada sore itu Livi akan pergi ke kontrakan baru temanya di dekat Mandala . Awalnya Livi tidak mau datang karena dipaksa-paksa akhirnya dia mau tapi tiba-tiba di tengah perjalanan Livi merasakan getar di celananya, ternyata hpnya mendapat pesan singkat yaitu tidak lain dan tidak bukan dari sang pujaan hati yaitu Edo. Edo menanyakan kepada Livi lagi dimana dia
Lagi dimana vi ?? sms Edo kepada Livi
Livi lalu membalas ak lagi di jalan Do deket kos mu. Kamu lagi dmana ?
Ternyata Edo berada di sebuah mall dan menyuruh Livi untuk kesana. Akhirnya niat Livi berubah dia lebih memilih menghampiri Edo. Sesampainya di mall tersebut yang tidak begitu jauh dari kos Edo, dia melihat Edo sedang sendirian dan berjalan ke arah Livi. Lalu mereka berdua mencari tempat duduk untuk mengobrol singkat...prikiteww...
“Kog sendirian ?, tanya Livi
Iya vi aku nunggu temen-temenku nich katanya pada mau kumpul fans gt, kamu mau kemana tadi? Tanya Edo balik.
Owh, aku tadi mau kumpul ma temenku juga tapi berhubung kamu sms aku jadi aku kesini Do.
***
Setelah obrolan singkat dan Edo pun mau pergi sama temen-temennya maka Livi memutuskan untuk pulang saja, tidak jadi ke kontrakan temenya.
Part 4
Getar hp irama lagu peterpan ”mungkin nanti”, hp merk Nokia kesayangan Livi karena itu hp pertamanya yang dibelikan ayahnya sewaktu SMP. Duh kog malah jadi hp, terusin critanya. Ternyata yang sms adalah Edo, dia ngajak Livi maen. Livi seneng lah pastinya dan mengiyakan ajakan Edo. Setelah ganti baju dan berhias Livi menghampiri ke kos Edo karena Edo juga belum tau rumah Livi. Edo pun sudah menunggu di depan kos dan mereka pergi berdua. Di sepanjang jalan mereka ngobrol romantis.
Mau kemana nih Do ?”tanya Livi
Aku terserah kamu Vi, aku kan bukan asli sini jadi aku belum tau tempat-tempat yang bagus”, jawab Edo.
Dan ternyata Livi juga bingung mau mengajak Edo kemana dan akhirnya mereka muter-muter tanpa tau arah dan tujuan.
Pegangan dong Vi, tar kamu jatuh loh”Rayu Edo
Engga kog Do, caelah jatuh kayak apa aja” Jawab Livi.
Emang gpp aku pegangan kamu” Tanya Livi
Gpp lah, Edo pun menarik tangan Livi dan menggegamnya.
Tapi setelah rayu Edo Livi pun akhirnya mau (bukan jorok loh). Hehehe
Akhirnya Edo mengajak Livi ke kali (sungai) tapi dari atas jembatan bukan di pinggirannya. Nanti dikira mau ngapa lagi hehe.
Disana Livi ngliat cewek cowok berpasangan lagi asyik memadu kasih di atas jembatan.
Aneh pacaran kog di kali batin Livi waktu itu hehe.
Disana Edo dan Livi nogbrol-ngobrol. Dan karena sudah malam Edo dan Livi pun pulang.
Sesampainya di rumah , Edo sms Livi
Liv, udah sampe rumah ?
Livi membalas “Udah Do, nich barusan aja sampe rumah”.
Edo membalas lagi “Gmana tadi vi ? aku seneng banget tadi bisa jalan ma km”.
Aku juga seneng Do bales Livi
_Bersambung_
Minggu, 17 April 2011
Tentang Mahasiswa
Kepada para mahasiswa yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan di persimpangan jalan
Kepada pewaris peradaban yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
Di lembar sejarah manusia
Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yangturun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta
Lirik lagu yang membuat orang merinding saat kita menyanyikanya. Mahasiswa sebagai kata yang tidak semua orang dapat menyandangnya. Mahasiswa dipandang sebagi kaum intelektual muda, Dengan ini hendaknya mahasiswa lebih dapat menyikapi kondisi sosial ataupun di luar sosialnya. Mahasiswa ditantang besikap kritis dalam menyikapi semua hal yang menyangkut semua hal dan tidak berpihak terhadap kepentingan pribadi. Mahasiswa sebagai pemuda yang tangguh yang akan membawa perubahan untuk dirinya maupun negaranya. Tidak mudah memang menjalani kehidupan sebagai pemuda, di bahu para pemudalah harapan dan tugas berat dipercayakan. Di tangan pemudalah mimpi-mimpi itu akan diraih. Namun apakah mahasiswa sekarang dapat mewujudkan dengan kondisi yang pemudanya tidak sperti yang diharapakan, karena faktanya begitu banyak pemuda di negeri ini, lulusan sarjana tapi hanya pengangguran, pola perilakunya tidak seperti manusia yang akan menjadi tonggak kemenangan negaranya. Tonggak perubahan yang dimiliki sebuah bangsa adalah pemudanya yang mampu mewujudkannya. Namun perubahan bangsa tidak cuckup dituntut pula kadar intelektuanya. Gerakan mahasiswa dalam organisasi menempatkan diri sebagai gerakan mahasiswa yang beraksi di luar parlemen. Mahasiswa demo di jalan-jalan menyuarakan suaranya untuk pemerintahan. Mereka juga menjalani peran dan fungsinya sebagai kontrol terhadap pemerintahan. Maka janganlah menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang, kuliah-pulang). Untuk kesatuan perubahan. HIDUP MAHASISWA !!!
Ada Cinta di Swaragama
Waktu itu sepulang sekolah Livi maen ke rumah sahabatnya yang bernama Afrie, saat Livi sedang ngobrol sama Afrie tiba-tiba hp Livi berdering ternyata ada sms dari Tami temen SMPnya dulu. Tami ingin mengajak Livi ke ulang tahun temenya. Lalu Livi meng’iya’kan ajakan Tami dan pulang dari rumah Afrie yang gag begitu jauh dari rumah Livi. Livi pun gag sempat ganti seragam sekolah karena Tami sudah nunggu di depan rumah.
Di sana Tami mengenalkan Livi kepada teman-temanya salah satunya Deska. Gag tau kenapa disana Deska perhatian sama Livi walopun baru aja kenal sama Livi. Saat pada ngambil makanan Deska berada di belakang Livi tapi Livi gag sadar apa maksud Deska lalu saat abis makan Deska yang ngambilin minum buat Livi.Hmmm,,
Malam itu, hp Livi berdering ada nomor gag dikenal sms dia. Livi pun nyuekin nomor itu karena dia juga lagi gag ada pulsa. Siang harinya habis pulang sekolah Tami kerumah Livi dan mereka ngobrol tentang Deska.
Tami berkata,” Deska pengen kenal sama kamu terus semalem Deska sms kamu tapi gag kamu bales katanya.
Oh, jadi tadi malem yang sms Deska aku gag ada pulsa Tam”, jawab Livi
Iya, dia pengen kenal sama kamu, suka kali sama kamu hehehe”, canda Tami
Ah serius lo, masa sih pantesan kemaren waktu di ulang tahun temenmu dia kog perhatian gitu sma aku”, jawab Livi malu.
Beberapa hari kemudian Deska dan Livi pun smsan dan Deska selalu tanya Livi lagi ngapain dan perhatian sama Livi.
***
Malam itu Deska nyuruh Tami buat ngajak Livi maen ke Swaragama dan Tami yang menghampiri Livi.
Kita mau ngapain sich kog sampe sana, emang Deska sama sapa di sana?”, tanya Livi.
Nanti kamu bakal tau Liv kenapa kita ke sana”, jawab Tami.
Aduh mau ngapain sich?”, tanya Livi bawel.
Nanti kamu bakal tau kog, udah ayo cepetan keburu Deska nunggu!”, bentak Tami
Sesampainya di Swaragama, Livi dan Tami melihat Deska, Aziz, dkk pada duduk di depan parkiran karena Swaragama sayang lagi tutup. Lalu Deska memanggil Livi, mereka pun ngobrol berdua di lesehan dan teman-teman yang lain pada asyik ngobrol sendiri-sendiri. Tiba-tiba Deska, tanya sesuatu yang bikin hati Livi deg-degan dan bingung . Setelah ngobrol panjang lebar Deska mulai serius lagi mengutarakan isi hatinya.
Liv, mau gag kamu jadi pacarku ??
Livi yang mendengar ucapan Deska tambah bingung lagi.
Emm, emang apa yang Deska suka dari Livi ?
Yang Deska suka dari Livi tuh gag bisa diomongin, tapi Deska sayang Livi. Makanya Deska berani ngomong ini ke Livi, kamu mau gag jadi pacar Deska ? sambil megang tangan Livi
Livi terdiam seperti memikirkan sesuatu.
Emm, Deska beneran suka sama Livi ? tapi maaf Des ,,
Deska yang mendengar kata maaf itu hatinya mulai gusar dan takut kalo Livi menolaknya.
Maaf, Livi gag bisa nolak Deska”, tambah Livi sambil tersenyum manis.
Deska pun gag nyangka, dan megang tangan Livi.
Deska serius sama Livi, Love U Liv”, ujar Deska sambil menatap mata Livi
Temen-temen Deska yang tau mereka jadian pun bersorak melihat tingkah Deska dan Livi.
Livi dan Deska resmi jadian pada malam itu. Swaragama menjadi awal kasih sayang dua anak remaja itu ^_^
Kamis, 31 Maret 2011
VIERRA TAKUT
ku tahu kamu bosan, ku tahu kamu jenuh
ku tahu kamu tak tahan lagi
ini semua salahku, ini semua sebabku
ku tahu kamu tak tahan lagi
(jangan sedih, jangan sedih
aku pasti setia)
reff:
aku takut kamu pergi
kamu hilang, kamu sakit
aku ingin kau di sini
di sampingku selamanya
(jangan takut, jangan sedih
aku pasti setia)
repeat reff
aku ingin kau di sini
di sampingku selamanya
aku takut (jangan takut) kamu pergi (takkan pergi)
kamu hilang (wooo), kamu sakit
aku ingin (aku juga) kau di sini (bersamamu)
di sampingku (di sampingmu) selamanya
ku tahu kamu tak tahan lagi
ini semua salahku, ini semua sebabku
ku tahu kamu tak tahan lagi
(jangan sedih, jangan sedih
aku pasti setia)
reff:
aku takut kamu pergi
kamu hilang, kamu sakit
aku ingin kau di sini
di sampingku selamanya
(jangan takut, jangan sedih
aku pasti setia)
repeat reff
aku ingin kau di sini
di sampingku selamanya
aku takut (jangan takut) kamu pergi (takkan pergi)
kamu hilang (wooo), kamu sakit
aku ingin (aku juga) kau di sini (bersamamu)
di sampingku (di sampingmu) selamanya
_google.com
Senin, 07 Maret 2011
Langganan:
Komentar (Atom)