Kepada para mahasiswa yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan di persimpangan jalan
Kepada pewaris peradaban yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
Di lembar sejarah manusia
Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yangturun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta
Lirik lagu yang membuat orang merinding saat kita menyanyikanya. Mahasiswa sebagai kata yang tidak semua orang dapat menyandangnya. Mahasiswa dipandang sebagi kaum intelektual muda, Dengan ini hendaknya mahasiswa lebih dapat menyikapi kondisi sosial ataupun di luar sosialnya. Mahasiswa ditantang besikap kritis dalam menyikapi semua hal yang menyangkut semua hal dan tidak berpihak terhadap kepentingan pribadi. Mahasiswa sebagai pemuda yang tangguh yang akan membawa perubahan untuk dirinya maupun negaranya. Tidak mudah memang menjalani kehidupan sebagai pemuda, di bahu para pemudalah harapan dan tugas berat dipercayakan. Di tangan pemudalah mimpi-mimpi itu akan diraih. Namun apakah mahasiswa sekarang dapat mewujudkan dengan kondisi yang pemudanya tidak sperti yang diharapakan, karena faktanya begitu banyak pemuda di negeri ini, lulusan sarjana tapi hanya pengangguran, pola perilakunya tidak seperti manusia yang akan menjadi tonggak kemenangan negaranya. Tonggak perubahan yang dimiliki sebuah bangsa adalah pemudanya yang mampu mewujudkannya. Namun perubahan bangsa tidak cuckup dituntut pula kadar intelektuanya. Gerakan mahasiswa dalam organisasi menempatkan diri sebagai gerakan mahasiswa yang beraksi di luar parlemen. Mahasiswa demo di jalan-jalan menyuarakan suaranya untuk pemerintahan. Mereka juga menjalani peran dan fungsinya sebagai kontrol terhadap pemerintahan. Maka janganlah menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang, kuliah-pulang). Untuk kesatuan perubahan. HIDUP MAHASISWA !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar